Rabu, 07 November 2012

Disk Operating System

DOS adalah (merupakan) sistem operasi yang menggunakan interface command-line yang digunakan para pengguna komputer pada dekade tahun 1980-an. Untuk fasilitas booting komputer dan menjalankan beberapa aplikasi software, misalnya WS dan Lotus. Masih banyak fungsi DOS yang digunakan pada zaman sekarang, terutama dalam menyelesaikan beberapa troubleshooting pada hardware komputer. Walaupun bisa juga dilakukan pada sistem operasi berbasis GUI. Berikut ini fungsi-fungsi DOS.
• Mengorganisasikan atau mengendalikan kegiatan komputer
• Mengatur memori
• Mengatur proses input dan output data
• Management file
• Management directory
DOS tidak membedakan antara penulisan command dengan huruf kecil maupun kapital.




ANATOMI DOS
Terdiri dari 3 bagian utama :
1. DOS kernel
2. DOS BIOS
3. Command Processor

DOS KERNEL
Berfungsi sebagai penghubung antara programmer dengan DOS yang menyediakan sejumlah service, sehingga programmer dapat menggunakan service yang disediakan oleh DOS ini. Program-program aplikasi yang memanfaatkan DOS service ini biasanya ditulis dengan menggunakan bahasa mesin atau bahasa rakitan (assembly language).

DOSBIOS
Merupakan control program dari OS yang mempunyai tugas menangani operasi-operasi I/O (input/output) yang lainnya. Dibentuk dari file IBMBIO.COM ( untuk IBM PC-DOS ) atau file IO.SYS ( untuk MS-DOS ) dan rutin BIOS di ROM yang dibaca dan diletakkan di memori membentuk DOSBIOS. FIle IBMBIO.COM atau IO.SYS terdapt di diskette DOS dengan atribut hidden.

COMMAND PROCESSOR
Bila kita hidupkan komputer yang memiliki sistem operasi DOS, maka kita akan melihat di layar :
C:\>
Inilah yang disebut Command Prompt
Perintah-perintah (commands) pada PC-DOS atau MS-DOS dikelompokkan menjadi 2 :
o Internal Command
Yaitu perintah-perintah yang dapat dijalankan langsung dari prompt hanya dengan file command.com (bersama IO.SYS dan MSDOS.SYS tentunya).
Contoh :
Command Fungsi


ver Mengetahui versi DOS yang dimiliki oleh komputer
dir Melihat isi dari sebuah directory
 dir/w menampilkan isi dari sebuah directory secara melebar di layar
 dir/p menampilkan isi dari sebuah directory halaman demi halaman
 dir/p/w menampilkan isi sebuah directory melebar halaman demi halaman
cd Berpindah directory
Misalkan bila pada command promt kita ketikkan cd dos
Maka kita masuk pada directory DOS
cd\ Pindah ke root directory (A, C, D,…….)
cd.. Pindah ke directory yang berada di atasnya
md Membuat directory baru
misalkan kita ingin membuat directory bernama ardan, pada prompt kita ketikkan : mdardan
rd Menghapus directory
misal kita ingin menghapus directory ardan, kita ketikkan
rd ardan
copy
 Meng-copy satu file
Misal untuk meng-copy file bernama EDIT.HLP dari directory DOS ke directory ardan, kita ketikkan : copy c:\dos\edit.hlp c:\ardan
 Meng-copy kumpulan file bertype sama
Misal untuk meng-copy file berekstensi .TXT, kita ketikkan copy*.txt c:\ardan
ren rename file
ren nama_lama nama_baru
del Menghapus file
del nama.ekstensi menghapus file.
del *.ekstensi menghapus seluruh file yang berekstensi sesuai dimaksud


o External Command
Yaitu perintah-perintah yang memerlukan file tertentu untuk menjalankannya.
Contoh :
deltree Menghapus direktori tanpa mengosongkan dulu isinya
excopy Meng-copy direktori termasuk isi subdirektorinya
edit Merupakan text-editor yang disediakan oleh DOS
format memformat drive yang dimaksud
fdisk Membuat partisi

External Command lainnya
COMMAND NAMA FILE
ASSIGN ASSIGN.COM
ATTRIB ATTRIB.EXE
BACKUP BACKUP.COM
CHKDSK CHKDSK.COM
COMP COMP.COM
DISKCOMP DISKCOMP.COM
DISKCOPY DISKCOPY.COM
FDISK FDISK.COM
FIND FIND.EXE
FORMAT FORMAT.COM
GRAFTABL GRAFTABL.COM
GRAPHICS GRAPHICS.COM
JOIN JOIN.EXE
KEYB KEYB.COM
LABEL LABEL.COM
MODE MODE.COM
MORE MORE.COM
PRINT PRINT.COM
RECOVER RECOVER.COM
REPLACE REPLACE.EXE
RESTORE RESTORE.COM
SELECT SELECT.COM
SHARE SHARE.EXE
SORT SORT.EXE
SUBST SUBST.EXE
SYS SYS.COM
TREE TREE.COM


SEJARAH PERKEMBANGAN MS-DOS

 DOS versi 1.0
Paling awal dan sederhana dengan kemampuan yang terbatas. Perbaikannya versi 1.1 yang mampu mengakses disk drive dengan kapasitas 320 kilobyte.
 DOS versi 2.0
Muncul dengan nama PC-DOS 2.0 pada bulan Maret 1983 untuk pemakaian IBM PC/XT. Dan telah ditambahkan perintah yang berfungsi untuk mengeset operasi tanggal dan waktu yang berlaku pada suatu negara.
 DOS versi 3.0, versi 3.1, versi 3.2 dan versi 3.3
 DOS versi 4.0 dan versi 4.01
Telah ditambahkan fasilitas DOS Shell, sehingga akan memberikan suatu tampilan shell yang lebih menarik. DOS versi 4.01 merupakan perbaikan dari versi 4.0 yang banyak terjadi kesalahan.
 DOS versi 5.0
Muncul pada tahun 1991, dengan kemampuan yang makin bertambah. Misalnya UNDELLETE, UNFORMAT dan kemampuan dalam menangani memori.
 DOS versi 6.0
Muncul pada bulan Maret 1993, dan merupakan versi terbaru dari MS_DOS.


Proses BOOTING
 Cara Cool Start-up / Cool Booting System
1. Disket yang berisi SO dimasukkan dakam drive A
2. Nyalakan Komputer.
3. Pertamakali akan muncul perhitungan kemampuan transfer data dari mikroprosessornya.
4. selanjutnya akan muncul perintah masukkan tanggal dan waktu.
5. Setelah memasukkan tamggal dan waktu maka akan muncul lisensi dari perusahaan Microsoft, dan muncul prompt
A:\>_

 Cara Warm Start-Up / Warm Booting System
Cara ini digunakan pada saat komputer dalam keadaan menyala.
Biasanya Warm Boot digunakan apabila ada gangguan pada CPU.

0 komentar:

Poskan Komentar